Kebanyakan para penjual pulsa masih awam dengan kata-kata HLR, tetapi mungkin sebagiannya sudah sering mendengar kata-kata HLR, untuk itu mari kita coba bahas di sini apa itu arti dari HLR.
HLR adalah singkatan dari “Home Location Register” dari kata-kata tersebut kita dapat mengartikan bahwa kartu kita mempunyai domain register pada area tertentu.
Pada saat Anda membeli perdana, Anda akan memilih nomornya yang bervariasi menurut Anda tetapi sebenarnya operator seluler telah membagi sistem penomoran tersebut per wilayahnya. Jadi Nomor yang Anda beli sebenarnya adalah memang ditujukan untuk dijual dan diaktifkan pada Area Anda. misalnya untuk simPATI Freedom dengan awalan nomor 08211 Adalah nomor yang mempunyai base domain di wilayah Jakarta.
Jadi kesimpulannya HLR adalah tempat dimana Anda membeli dan mengaktifkan kartu perdana Anda pertama kali, tentunya Anda membeli pada Area yang sama pula, misalnya Anda membeli perdana di Kalimantan lalu mengaktifkannya di Jakarta tetap saja Nomor tersebut mempunyai HLR Kalimantan bukan HLR Jakarta.
HLR berfungsi untuk penyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan yang tersimpan secara permanen, dalam arti tidak tergantung pada posisi pelanggan. HLR bertindak sebagai pusat informasi pelanggan yang setiap waktu akan diperlukan.
Nah Apa sih HLR untuk MD Engine , Dan kenapa harus di setting segala huhh Merepotkan saja :-)
Yaitu yang digunakan untuk menentukan Transaksi Tanpa Kodenya Mas brow, Selain itu mengarahkan Transaksi agar terarah ke kode Produk Tertentu di karenakan Untuk supplier Pulsa kita Sekarang menerapkan Sistem Hard Cluster
Dan Berikut di Bawah Ini Cara Memasukan HLR nya di MD Engine

Nah yang di lingkari Merah itu maksudnya
- Untuk Yang CDMA Suport 2/4/5 Digit HLR
- Untuk yang GSM Suport 4/6/7/8 Digit HLR
Untuk Unduh Pilem cara settingnya silahkan klik di sini
Pada saat Transaksi yang di execute mencari HLR 8 digit dahulu, jika dalam data tidak ada akan Meneruskan Pencarikan HLR ke 7 digit dan Ke bawah seterusnya,HLR Di setting hanya jika ada nomer tertententu contoh Flexy Produk kita punya Stok Full tapi Request ke Center MD Engine di jawab Stok Tidak tersedia nah ini perlu di daftarkan / di masukan dulu HLR nya biar di kenali oleh System MD Engine
Sangat Cocok untuk Menangani Kebijakan Hard Cluster saat ini
Akan Tetapi ini untuk Yang CDMA memasukannya SETELAH KODE AREA
Contoh nomer flexy jakarta 021-68339933 nah yang di masukan di HLR hanya 68 nya saja atau 4 digit 6833 atau 5 digit jika nomer tersebut mendekati nomer esia 68339
Contoh liat gambar di bawah ini

Di Combo Pilih kode F (artinya Flexy) Trus Klik Refresh (Gambar Lup/kaca pembesar) Trus masukan kode HLR nya di pisahkan dengan tanda titik koma setelah itu klik Add Frefix

Klik Setting -> Pilih Setting Configuration

Select Tables Ceklist Semua, klo ingin salah satu tidak di potong ya jangan di ceklist

Contoh Format Yang Di Suport MD Engine :08562501122.5.1234 atau 5.08562501122.1234
Format Transaksi yg ke dua pada nomor dan nominal sama :
- 08562501122.5.1234.1
- 08562501122.5.1234.2
- 08562501122.5.1234.3
- dst
Transaksi Multi (Ke banyak Nomer Sekaligus) :
Nominal di tengah08562501122.5.08121504787.10.083866779955.20.1234
atau
Nominal di depan5.08562501122.5.08121504787.10.083866779955.1234
nb : pemisah transaksi yg di suport
- space
- Titik
- Koma
- Titik koma
Untuk Contoh penampakan nya Format Trx MD ENGINE lihat gambar di bawah ini
Pada sebuah Server Pulsa Elektrik, Backup data sangatlah penting, terutama jika data Reseller sudah banyak dan transaksi Padat. Namun saat ini masih banyak pengguna komputer yang kurang mengerti betapa penting arti dari Backup data ini.
Di samping itu juga dikarenakan untuk melakukan proses Backup terhadap suatu sistem terasa begitu sulit dan membutuhkan tahapan yang lumayan agak rumit. Biasanya setelah merasakan dampak yang terjadi pada sistem, baru berpikir untuk melakukan tindakan pencegahan. Hal ini tentu sangat tidak menguntungkan. Alangkah baiknya apabila dapat melakukan pencegahan sebelum terjadi Hal hal yg tidak di inginkan.
Nah Hadirnya MD engine ini ga usah susah susah melakukan Backup manual , semua di lakukan Serba Otomatis (di awal memang perlu di setting pilihan backup dahulu setelahnya baru maknyoss)
Backup data secara otomatis bisa di lakukan dengan interval waktu yg kita Tentukan di setting configuration bisa interval menit s/d jam
Nah langsung to the point saja kita lihat gambarnya...
Keterangan :
- Lingkar Merah di gunakan untuk merubah letak arah backup ke drive yg di inginkan
- Lingkar Biru di gunakan untuk menyeleksi tabel tabel yg sekiranya penting buat di backup secara continue
- Lingkar Hitam untuk mensetting interval waktu autobackupnya sesuai keinginan kita
- Warna Biru Untuk Mengaktifkan/Menonaktifkan HLR
- Warna Merah Log Yang berisi data HLR yang bisa di copy paste jadi kita tidak susah susah harus browsing mencari HLR
- Warna Ungu Berfungsi untuk Mengecek No HLR sudah ada apa belm di dalam database, caranya masukan 6 digit prefinya lalau tekan enter nanti akan ada notifikasi
- yang warna abu abu itu adalah 6 digit no HLR
- Yang Warna Hitam adalah daftar terminal yang di arahkan jika lebih dari satu pisahkan dgn tanda titik koma
Berikut cara aktifkan Auto Responder
1.Klik Customer Service


Setelah di klik nanti akan muncul Jendela di bawah berikut ini
- Tanda Lingkar warna merah itu adalah untuk mengaktifkan Auto Responder
- Lingkar biru kehitaman itu adalah untuk mensetting kata kunci dan balasan auto responder contoh kalimat yang di proses oleh auto responder dengan kata kunci K. bos isi pulsa ke no 081548888888 ini kok belum masuk tolong di cek. dan nanti akan mendapatkan replay SMS dgn kalimat balasan yang sudah tersimpan dengan kata kunci tertentu di database
- lingkar ungu adalah data komplen dari reseller yang bisa kita management mau di delete atau di balas sms dll




